31 C
Jakarta

Polres Metro Depok Disatroni, Masa Tuntut Ungkap Pelaku Pembunuhan Tapos

Published:

RBN, DEPOK – Suasana Markas Polres Metro Depok memanas. Pasalnya, sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Maluku (Ammal) Kota Depok menyatroni markas Polisi menuntut agar Polisi segera mengusut tuntas kematian rekan mereka yang diduga dianiaya di Sukatani, Tapos.

Kasus yang menyeret oknum Sersan Dua TNI AL dan sejumlah warga sipil ini memicu kemarahan kerabat korban karena dinilai bukan sekadar penganiayaan biasa, melainkan dugaan pembunuhan berencana.

Poin paling mengejutkan dalam aksi ini adalah munculnya dugaan keterlibatan tokoh masyarakat setempat.

Pengacara Tim Matasiri, M. Syarif Hasan Salampessy, mengungkapkan temuan investigasi internal yang mengarah pada peran aktif seorang Ketua RT.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, oknum Ketua RT diduga kuat memerintahkan warga untuk mengikat korban. Ini bukan perkara ringan, ini adalah konstruksi hukum yang menunjukkan adanya kesengajaan,” kata Syarif kepada wartawan.

Senin 05 Januari 2026.Pihak keluarga dan kuasa hukum menolak keras jika kasus ini hanya dipandang sebagai aksi main hakim sendiri yang tak sengaja berujung maut.

Mereka telah melayangkan laporan dengan sangkaan pasal pembunuhan mulai daripenganiayaan yang mengakibatkan kematian, penganiayaan berat secara sengaja dan dugaan pembunuhan.

“Yang kami laporkan hari ini adalah oknum warga sipil, termasuk Ketua RT dan beberapa orang lainnya. Kami meminta polisi membongkar kasus ini sampai terang benderang. Ini pembunuhan, bukan pencurian!” tambah Syarif.

Tragedi ini bermula pada Jumat (2/1/2026) dini hari di wilayah Tapos. Seorang oknum anggota TNI AL berpangkat Serda bersama beberapa warga sipil diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap dua orang warga.

Naas, salah satu korban mengembuskan napas terakhir setelah sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Meskipun tensi massa sempat memanas, Syarif mengapresiasi sikap Polres Metro Depok yang mau membuka diri dan menerima perwakilan aliansi untuk berdialog.

Baca juga:  Onadio Leonardo Ditangkap Polisi, Diduga Kasus Narkoba

Berita Terkait

spot_img

Berita Terkini

spot_img