32.2 C
Jakarta

Gercep! PLN UIT JBB Tindak Lanjuti Anomali Konduktor Wave Trap Phasa S di GITET Depok

Published:

RBN, DEPOK – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gandul bergerak cepat menindaklanjuti temuan anomali berupa putusnya konduktor arah wave trap pada Phasa S Bay Tasikmalaya di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Depok.

Wave trap merupakan salah satu komponen penting dalam sistem transmisi listrik tegangan tinggi, khususnya pada jaringan yang menggunakan komunikasi melalui saluran listrik (PLC / Power Line Carrier).

Anomali tersebut disebabkan oleh sambaran petir yang mengakibatkan terputusnya konduktor. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian pembacaan meter pada Phasa S yang terbaca lebih kecil dari kondisi sebenarnya serta meningkatkan arus pada sisi netral.

Manager UPT Gandul, Akhmad Fauzan, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan terencana guna menjaga keandalan sistem transmisi.

“Langkah ini kami lakukan untuk memperbaiki anomali akibat putusnya konduktor wave trap karena sambaran petir. Penanganan ini penting agar pembacaan meter tetap akurat serta mencegah peningkatan arus di sisi netral yang dapat mempengaruhi keandalan sistem,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, menegaskan komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik.

“Kami memastikan setiap gangguan ditangani dengan cepat agar masyarakat tetap mendapatkan pasokan listrik yang andal. PLN akan terus hadir dengan layanan terbaik melalui peningkatan pemeliharaan dan kesiapsiagaan di seluruh lini sistem transmisi,” ujarnya.

Dengan tindak lanjut ini, sistem transmisi di wilayah GITET Depok diharapkan kembali beroperasi secara optimal dan andal dalam mendukung kebutuhan listrik masyarakat.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terkini

spot_img