Mencari Hening di Antara Debur Ombak Parangkusumo

Published:

RBN, JOGJAKARTA – Matahari sudah lelap di ufuk barat Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta. Langit sudah hitam pekat tapi sinar purnama terang menyinari hamparan pasir hitam yang basah. Di antara gemuruh ombak pantai selatan yang terkenal ganas, sebuah komunitas meditasi duduk bersila. Mata mereka terpejam. Napas mereka teratur, kontras dengan angin laut yang bertiup kencang.

Komunitas asal Jakarta ini bernama Urban Spiritual Indonesia dan Komoenitas Makara, rombongan mereka yang dipimpin oleh Sano Rizal, menggelar meditasi di pantai Parangkusumo, Yogyakarta pada Sabtu 27 Juni hingga Minggu dinihari 28 Juni 2026. Acara ini digelar sebagai rangkaian dari kegiatan riset naskah Nusantara oleh kelompok musikalisasi puisi dan musik etnik Swara SeadaNya selama sepekan di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Bagi sebagian besar masyarakat perkotaan, rutinitas harian didominasi oleh layar gawai, tenggat waktu, dan kemacetan. Tekanan mental ini melahirkan kebutuhan baru: healing yang substansial. Meditasi di alam terbuka, khususnya pantai, menjadi pilihan populer.Pantai Parangkusumo dipilih bukan tanpa alasan. Secara tradisi, pantai ini dianggap sebagai gerbang spiritual yang magis. Namun, bagi generasi urban modern, tempat ini menawarkan elemen sensorik yang kuat untuk mempermudah fokus.

Pantai yang terletak di Bantul, Yogyakarta ini dikenal sebagai salah satu pusat spiritual utama di Jawa yang sering digunakan untuk kegiatan meditasi batin, ritual penyucian jiwa (melukat), hingga nature therapy. Tujuan Urban Spiritual Indonesia bermeditasi di Pantai Parangkusumo adalah memulihkan kesehatan mental, melepas beban emosional (emotional unloading), serta memberikan ketenangan batin yang mendalam melalui perpaduan terapi alam dan atmosfer sakral.

“Meditasi ini selain kita menghimpun energi dari alam semesta dapat juga membuat kita meningkatkan ilmu sadar diri bagi tiap pribadi untuk nantinya bisa membuat kualitas hidup kita menjadi lebih baik”, ucap Sano Rizal, sang instruktur meditasi.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terkini

spot_img