RBN, JAKARTA – Di balik aktivitas bisnis yang terus bergerak di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) hingga penyelenggaraan berbagai agenda nasional di Gelora Bung Karno, terdapat sistem kelistrikan yang harus bekerja andal tanpa henti. Untuk memastikan keandalan tersebut tetap terjaga, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cawang dan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Mampang berhasil menyelesaikan pekerjaan penggantian transformator di Gas Insulated Substation (GIS) 150 kV Danayasa.
Penggantian transformator dilakukan sebagai bagian dari program peremajaan aset, mengingat transformator sebelumnya telah beroperasi selama lebih dari 25 tahun sehingga diperlukan penggantian untuk menjaga performa dan keandalan sistem. Seluruh rangkaian pekerjaan berhasil diselesaikan dalam kurun waktu kurang dari dua pekan, yakni pada 1–10 Juli 2026.
Pekerjaan dilaksanakan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penggeseran transformator lama dan pemasangan transformator baru, penggantian kabel daya sisi 20 kV, pengujian individual peralatan, hingga inspeksi Sertifikasi Laik Operasi (SLO) oleh PLN Pusat Sertifikasi sebagai tahapan akhir sebelum transformator dioperasikan.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, menjelaskan bahwa proses Sertifikasi Laik Operasi merupakan tahapan krusial untuk memastikan instalasi memenuhi seluruh persyaratan teknis dan keselamatan sebelum dioperasikan.
“Sertifikasi Laik Operasi menjadi tahapan penting dalam setiap pekerjaan penggantian peralatan kelistrikan. Melalui proses ini, kami memastikan seluruh instalasi telah memenuhi aspek keselamatan, keandalan, dan kelayakan operasi sehingga dapat memberikan pelayanan kelistrikan yang aman dan andal kepada masyarakat,” ujar Himmel.
Ia menambahkan bahwa penggantian transformator ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di Ibu Kota.
“Keandalan gardu induk merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik. Melalui penggantian transformator ini, kami memperkuat keandalan sistem penyaluran tenaga listrik 150 kV/20 kV yang memasok pelanggan distribusi di wilayah Jakarta Selatan, termasuk kawasan SCBD, Gelora Bung Karno, Pacific Place, fX Sudirman, Senayan City, dan berbagai pusat kegiatan bisnis maupun layanan publik lainnya,” tambah Himmel.
Sementara itu, Manager UPT Cawang, Putut Setiawan, menjelaskan bahwa GIS 150 kV Danayasa merupakan salah satu gardu induk dengan tingkat kritikal tinggi di sistem kelistrikan Jakarta karena memasok kawasan bisnis nasional dan berbagai objek vital.
“GIS Danayasa merupakan salah satu gardu induk paling strategis di Jakarta yang menyuplai kawasan SCBD serta Stadion Gelora Bung Karno. Gardu induk ini termasuk kategori zero down time, sehingga keandalannya harus selalu terjaga dan diupayakan semaksimal mungkin agar tidak mengalami gangguan. Oleh karena itu, peremajaan transformator menjadi langkah penting untuk memastikan keandalan pasokan listrik tetap optimal bagi pelanggan,” jelas Putut.
Keberhasilan penyelesaian pekerjaan ini menjadi wujud komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang semakin andal, modern, dan siap mendukung pertumbuhan ekonomi serta aktivitas masyarakat di kawasan strategis Jakarta.


