pasarliga

judi bola

judi bola

judi bola

link login pasarliga

judi bola

66KBET

slot

27 C
Jakarta

Tampar Siswa Guru Honorer Di Jambi Dipecat

Published:

RBN, JAMBI – Tri Wulansari, seorang guru honorer di SDN 21 Desa Pematang Raman, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi harus mengalami peristiwa pahit. Ia ditetapkan sebagai tersangka usai menindak siswanya yang berbicara kasar di lingkungan sekolah.

Dia mengaku menampar mulut siswa yang berkata kasar tersebut. Kasus ini kemudian berkembang hingga membuat Wulansari bersama kuasa hukumnya mengadukan persoalan tersebut ke Komisi III DPR RI, Selasa (20/1/2026).

Di hadapan forum, Wulansari memaparkan secara rinci kronologi kejadian yang menjeratnya dalam persoalan hukum. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula dari kegiatan razia rambut siswa pada 8 Januari 2025.

Razia tersebut ditujukan kepada siswa yang rambutnya disemir pirang. Menurut penuturannya, seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dikumpulkan di lapangan sekolah.

“Bertepat di bulan Januari (2025) tanggal 8, terjadi di lapangan sekolah. Jadi anak berkumpul di lapangan sekolah dari kelas 1-6,” katanya.

Dalam pemeriksaan itu, Wulansari menemukan empat siswa dengan rambut disemir pirang dan kemerahan. Padahal, sebelumnya pihak sekolah telah mengimbau agar rambut yang disemir dicat hitam kembali sebelum memasuki semester baru.

“Kebetulan ada empat anak yang rambutnya bersemir pirang, warna merah. Jadi saya melakukan razia,” ceritanya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, ia memutuskan untuk memotong rambut keempat siswa. Namun, salah satu siswa sempat menolak dan menunjukkan sikap memberontak.

“Nah yang satu ini berontak dan nggak mau dipotong rambutnya. Lalu saya ngomong ‘dipotong sedikit saja, gitu’,” katanya.

Situasi kemudian memanas ketika siswa tersebut mengeluarkan kata-kata kasar. Secara spontan, Wulansari mengaku menampar mulut siswa itu sebagai reaksi atas ucapan yang dilontarkan.

“Dia putar badan itu (siswa) ngomong kotor, lalu saya reflek nabok mulutnya, kamu ngomong apa?” ujarnya.

Baca juga:  Wisuda Kedua UIII Anugerahkan Gelar Magister Kepada 88 Lulusan Dari 13 Negara

Berita Terkait

spot_img

Berita Terkini

spot_img