28.2 C
Jakarta

Kecewa! Taruhan Nyawa, Pembalap IMI Depok Mengaku Tidak Dibayar Pengurus IMI

Published:

RBN, DEPOK – Dua atlet balap muda, Muhammad Firza Hibatullah (20), dan Muhammad Ridwan Setiawan (20) yang tergabung dalam Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Depok itu merasa tak mendapat perhatian dari Pengcab IMI Kota Depok sebagai wadah yang menaunginya.

Muhammad Firza Hibatullah mengungkapkan, terdapat berbagai alas an sehingga pihaknya harus kecewa dengan IMI Kota Depok. Salah satunya sikap pengurus IMI Kota Depok yang tidak transparan.

Padahal, Firza dan Ridwan lolos Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jabar pada kategori grass track dan road race beregu, bahkan keduanya berhasil meraih peringkat kelima, dam memastikan diri untuk tampil di babak final Porprov Jawa Barat 2026.

Firza mengaku, dia dan Ridwan Setiawan hanya menerima bayaran Rp500.000 dari Pengcab IMI Kota Depok, yang seharusnya masing-masing mendapatkan Rp6.000.000.

“Finalnya tahun ini, cuman gak ada pembayaran juga akhirnya di DP Rp500.000 satu atlet tuh. Sebelumnya tuh perjanjiannya Rp3.000.000 satu atlet,” ujar Firza.

Parahnya lagi, Firza dan Ridwan Setiawan harus merogoh kocek sendiri untuk membayar biaya penginapan selama BK yang harusnya ditanggung Pengcab IMI Kota Depok.

Sejauh ini, kata Firza, belum ada itikad baik yang ditunjukan Pengcab IMI Kota Depok, lantaran hanya memberikan janji manis reimburse, walaupun keduanya telah mengharumkan nama kota kelahirannya tersebut.

“Terus sempet juga uang hotel pake uang pribadi. Cuma katanya nanti dirembes. Itu enam hari tapi cuma di reimburse untuk tiga hari,” tutur Firza.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terkini

spot_img