RBN, CILEGON – Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik selama bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cilegon melaksanakan perbaikan hotspot pada jumper sekaligus pemasangan AB Clamp pada jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) tanpa melakukan pemadaman listrik.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif PLN untuk menjaga stabilitas sistem transmisi, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik masyarakat saat sahur, berbuka puasa, hingga pelaksanaan ibadah malam hari selama Ramadhan.
Hotspot pada jumper teridentifikasi melalui inspeksi rutin menggunakan peralatan thermovisi. Menindaklanjuti hasil inspeksi tersebut, tim teknis segera melakukan perbaikan sambungan serta pemasangan AB Clamp, yaitu alat penjepit atau pengikat konduktor pada jaringan listrik guna memastikan kualitas koneksi tetap optimal dan suhu operasi kembali dalam batas normal.
Pekerjaan dilaksanakan dengan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) sehingga suplai listrik kepada pelanggan tetap terjaga tanpa gangguan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta mengikuti standar operasional perusahaan yang berlaku.
Manager UPT Cilegon, Eka Annise, menyampaikan bahwa kesiapan sistem kelistrikan selama Ramadhan menjadi prioritas utama PLN.
“Momentum Ramadhan menjadi perhatian khusus bagi kami untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan listrik. Melalui metode tanpa padam, pekerjaan perbaikan dapat dilakukan secara cepat, aman, dan tetap menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB), Himmel Sihombing, menegaskan bahwa seluruh unit transmisi terus meningkatkan kesiapsiagaan sistem kelistrikan selama Ramadhan melalui pemeliharaan preventif dan respon cepat terhadap potensi gangguan.
“PLN berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi sebagai tulang punggung penyaluran listrik. Berbagai langkah preventif seperti inspeksi rutin, pemeliharaan tanpa padam, hingga percepatan penanganan potensi gangguan terus kami lakukan agar pasokan listrik tetap andal, terutama pada momen penting seperti bulan suci Ramadhan ketika kebutuhan listrik masyarakat meningkat,” ujar Himmel.
Melalui langkah responsif dan preventif ini, PLN terus berkomitmen menjaga keandalan jaringan transmisi sebagai tulang punggung sistem kelistrikan nasional, sehingga aktivitas masyarakat maupun operasional industri dapat berjalan optimal selama bulan suci Ramadhan.


