RBN, DEPOK – Pemerintah Jepang menganugerahkan The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon (Bintang Matahari Terbit dengan Sinar Emas dan Pita Leher) kepada Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Prof. Dr. Jamhari Makruf, sebagai pengakuan atas kontribusinya yang luar biasa dalam memperkuat pertukaran akademik dan saling pengertian antara Indonesia dan Jepang.
Penghargaan ini diumumkan sebagai bagian dari Konferensi Penganugerahan Bintang Jasa Musim Semi Jepang pada 29 April 2026.Dalam surat resmi yang disampaikan kepada Prof. Jamhari pada 22 Juni 2026, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Mitsuru MYOCHIN, menyampaikan:
“Saya ingin menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Bapak atas penganugerahan Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon sebagai pengakuan atas kontribusi luar biasa Bapak.”
Surat tersebut juga memuat pesan pribadi dari Menteri Luar Negeri Jepang, H.E. Mr. MOTEGI Toshimitsu, yang berbunyi:
“Terimalah ucapan selamat saya yang paling tulus atas penganugerahan Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon, sebagai pengakuan atas kontribusi luar biasa Bapak, serta doa terbaik saya untuk kesehatan dan kebahagiaan Bapak yang berkelanjutan.”
Kontribusi dalam Diplomasi Akademik dan Pendidikan
Prof. Jamhari, yang menjabat sebagai Rektor UIII sejak November 2023, dikenal luas sebagai cendekiawan Islam terkemuka dengan pemahaman mendalam tentang Islam Asia Tenggara, tata kelola demokrasi, dan hubungan internasional.
Selama lebih dari dua dekade, beliau telah berkali-kali mengunjungi Jepang untuk memberikan informasi serta analisis yang bermanfaat mengenai berbagai topik di bidang diplomasi dan urusan dalam negeri Indonesia. Keahliannya tersebut telah berkontribusi pada penyusunan kebijakan luar negeri Pemerintah Jepang.
Salah satu kontribusi paling signifikan Prof. Jamhari adalah peran pentingnya dalam merintis dan melaksanakan program “Kunjungan Pimpinan Pondok Pesantren ke Jepang” —sebuah inisiatif Pemerintah Jepang yang telah berjalan secara berkelanjutan sejak tahun 2004 melalui Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta.
Program ini membawa para pemimpin pondok pesantren dari berbagai daerah di Indonesia ke Jepang untuk mendapatkan pengalaman langsung mengenai kehidupan masyarakat Jepang, mulai dari etos kerja, tata kelola sosial, hingga kemajuan teknologi.
Hingga saat ini, lebih dari 190 peserta telah mengikuti program ini. Para pemimpin pesantren yang kembali ke Indonesia mentransformasikan pengalaman tersebut dalam proses pendidikan di pesantren dan masyarakat luas—sebuah praktik people-to-people diplomacy yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Pengakuan atas Peran Pendidikan Tinggi Keagamaan
Sekretaris Universitas UIII, Dr. Chaider S. Bamualim, menyatakan bahwa pencapaian ini menegaskan peran strategis institusi pendidikan keagamaan dalam mendukung diplomasi Indonesia di tingkat global.
“Capaian ini menegaskan bahwa institusi pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam mendukung diplomasi Indonesia di tingkat global. Ruang akademik, pesantren, dan forum keilmuan terbukti menjadi medium efektif dalam membangun saling pengertian antarbangsa,” ujar Chaider di Depok.
Visi Global UIII
Sebagai Rektor UIII, Prof. Jamhari terus mendorong penguatan jejaring global melalui kerja sama akademik, riset kolaboratif, dan pertukaran dosen serta mahasiswa dengan berbagai perguruan tinggi di Jepang.
UIII, yang dirancang sebagai pusat global bagi kajian Islam dan ilmu sosial, mencerminkan komitmennya untuk memposisikan Indonesia sebagai pusat keterlibatan intelektual antara dunia Muslim dan komunitas internasional.
Tentang Order of the Rising Sun
Order of the Rising Sun yang pertama kali ditetapkan pada tahun 1875 merupakan salah satu penghargaan tertinggi di Jepang, yang diberikan kepada individu atas kontribusi luar biasa mereka dalam hubungan internasional, budaya, dan pelayanan publik.
Penghargaan ini menampilkan simbol sinar matahari yang memancar—melambangkan energi dan tekad.
Penganugerahan ini juga diberikan bersamaan dengan penghargaan serupa kepada tokoh Indonesia lainnya, yaitu Prof. Dr. Mari Elka Pangestu, Mantan Menteri Perdagangan serta Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang menerima The Order of the Rising Sun, Gold and Silver Star atas kontribusinya di bidang ekonomi.


