RBN, JAKARTA – Ruang terbuka hijau yang berada di bawah jalur transmisi tenaga listrik tidak hanya berfungsi sebagai area pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) bersama Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cawang menghadirkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pemberdayaan masyarakat melalui Program Pertanian Hortikultura dan Budidaya Perikanan Air Tawar bagi Paguyuban Kepala Keluarga (PALAGA) di Kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
Program ini menjadi wujud komitmen PLN dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan. Melalui optimalisasi ruang terbuka hijau di bawah jalur transmisi, kawasan yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai area bebas bangunan kini dikembangkan menjadi ruang produktif yang mampu mendukung ketahanan pangan, meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Bendungan Hilir, Agung Suryansyah Noor, S.TP., Ketua Paguyuban Kepala Keluarga (PALAGA), Choky Samil, beserta masyarakat setempat. Kehadiran pemerintah daerah dan warga menjadi simbol kuatnya sinergi dalam membangun lingkungan yang produktif dan memberikan manfaat bersama.General Manager PLN UIT Jawa Bagian Barat, Himmel Sihombing, menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur transmisi harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan keandalan sistem kelistrikan.
“PLN memandang ruang terbuka hijau di bawah jalur transmisi sebagai aset yang dapat dimanfaatkan secara produktif sepanjang tetap memenuhi ketentuan keselamatan ketenagalistrikan. Melalui program TJSL ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas dengan mendorong kawasan tersebut menjadi ruang pemberdayaan masyarakat, mulai dari pertanian hortikultura hingga budidaya perikanan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen PLN untuk menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya andal dalam menyalurkan listrik, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Himmel.
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UPT Cawang, Putut Setiawan, menyampaikan bahwa program TJSL merupakan bagian dari komitmen PLN untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan tenaga listrik yang andal, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan melalui berbagai program TJSL. Kami berharap kolaborasi bersama Kelurahan Bendungan Hilir dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga program ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Putut.
Selain peluncuran program, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi mengenai pelaksanaan program, diskusi interaktif bersama masyarakat, serta penyerahan bantuan sebagai simbol dimulainya Program Pertanian Hortikultura dan Budidaya Perikanan Air Tawar PALAGA.Melalui kolaborasi ini, PLN berharap masyarakat semakin berdaya dalam mengembangkan potensi lokal melalui pemanfaatan ruang terbuka hijau yang aman dan produktif.
Program ini sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Ke depan, PLN akan terus menghadirkan berbagai program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan.


