RBN, TANGERANG – Di balik setiap pesawat yang lepas landas dan mendarat dengan aman di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, terdapat sistem kelistrikan yang bekerja tanpa henti. Keandalan listrik menjadi fondasi utama operasional bandara, mulai dari sistem navigasi, pencahayaan landasan, terminal penumpang, hingga berbagai fasilitas penunjang yang melayani jutaan pengguna jasa transportasi udara setiap tahunnya.
Sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal bagi Objek Vital Nasional, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) bersama PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten melaksanakan audiensi dan koordinasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) di Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (6/7). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan yang menopang operasional bandara terbesar di Indonesia.
Audiensi dihadiri oleh General Manager PLN UIT Jawa Bagian Barat, Himmel Sihombing, Senior Manager Distribusi PLN UID Banten, Fauzan, serta jajaran manajemen PT Angkasa Pura Indonesia, yaitu Assistant Deputy Airport Electrical Services Bandara Soekarno-Hatta Farchan Hudaya, Assistant Deputy Communication & Legal Yudistiawan, dan Head of Airport Operation Control Center Adi Hermawan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah strategis untuk semakin meningkatkan keandalan pasokan listrik, antara lain melalui evaluasi sistem transmisi dan distribusi, penguatan koordinasi operasional, penyusunan langkah mitigasi preventif, serta peningkatan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan.
Assistant Deputy Airport Electrical Services Bandara Soekarno-Hatta, Farchan Hudaya, menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi operasional bandara.
“Kami mengapresiasi dedikasi dan kerja keras insan PLN yang selama ini terus menjaga keandalan pasokan listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Keandalan kelistrikan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan layanan penerbangan, sehingga sinergi ini sangat berarti bagi kami,” ujar Farchan.
Sementara itu, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Barat, Himmel Sihombing, menegaskan bahwa menjaga keandalan pasokan listrik di Bandara Soekarno-Hatta merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pelayanan publik dan kelancaran aktivitas nasional.
“Bandara Soekarno-Hatta merupakan gerbang utama Indonesia sekaligus Objek Vital Nasional yang membutuhkan pasokan listrik dengan tingkat keandalan yang sangat tinggi. PLN berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem transmisi, memperkuat mitigasi risiko, serta meningkatkan koordinasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia agar pasokan listrik tetap andal. Sinergi ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan layanan kelistrikan terbaik demi mendukung kenyamanan masyarakat, kelancaran operasional bandara, dan pelayanan penerbangan nasional,” ujar Himmel.
Melalui sinergi yang semakin erat, PLN dan PT Angkasa Pura Indonesia sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik dari hulu hingga hilir. Berbagai upaya akan terus dilakukan, mulai dari optimalisasi sistem proteksi jaringan, penguatan mitigasi preventif jangka panjang, hingga pengawasan beban secara real-time guna memastikan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen kedua BUMN dalam menghadirkan layanan publik yang prima. Bagi PLN, keandalan pasokan listrik bukan sekadar menjaga sistem tetap beroperasi, tetapi juga memastikan setiap aktivitas masyarakat, dunia usaha, dan transportasi nasional dapat berlangsung dengan aman, nyaman.


